Mengenal Teknik Scalping, Strategi Terbaik Dalam Trading Forex

Mengenal Teknik Scalping, Strategi Terbaik Dalam Trading Forex

Dalam trading Forex, tentunya para trader akan menggunakan berbagai strategi yang dapat meningkatkan profit dan meminimalisir terjadi resiko Dengan strategi terentu, trader bisa mengamati bagaimana pergerakan pasar serta membantu untuk mengambil keputusan.  Dan salah satu strategi yang sering digunakan dalam trading Forex adalah teknik scalping. Scalping Forex cukup populer di Indonesia karena menghasilkan frekunesi trading yang cukup tinggi meskipun rata-rata keutnungan terhitung sedikit. Trader yang menggunakan strategi scalping ini dikenal sebagai scalper.

Teknik scalping ini dikenal dengan teknik yang membuka dan menutup stu atau ebberapa posisi trading pada tenggang waktu yang singkat. Terkenal pula dengan istilah “terlihat untung, langsung sikat”. Pengguna teknik scalping ini haruslah memiliki kosentrasi yang tinggi. Selain itu mereka juga membutuhkan pemahaman yang baik mengenak trading serta dilengkapi kemampuan analisis yang mumpuni.

Ada sebuah anggapan jika metode scalping dianggap cukup aman, sehingga teknik ini begitu familiar bagi pelaku pasar. Teorinya adalah trader bermain di time frame rendah serta menahan posisinya dalam waktu singkat dibandingkan dengan trader non scalper. Dengan demikian, pengamatan kondisi pasar secara keseluruhan juga menjadi terbatas. Dan resiko yang diakibatkan oleh pergerakan harga pasar dapat ditekan.

Perbedaan Teknik Scalping Dan Strategi Forex Lainnya

Kebanyakan trader membiarkan posisi trading dalam kondisi terbuka untuk kurun waktu yang lama. Bisa beberapa jam hingga beberapa hari lamanya. Sehingga keuntungan pips yang didapatkan juga besar, antara 20-1000 pips. Namun berbeda dengan teknik scalping karena mereka lebih mengincar profit yang kecil namun dapat dipanen dalam waktu yang singkat saja. Untuk mengkompensasi rendahnya keuntungan dari rata-rata per posisi, trader dapat memperbesar lot yang digunakan saat trading. Ataupun trader juga dapat meningkatkan frekuensi trading. Karenanya trader yang menjalankan teknik scalper ini bisa membuka-tutup posisi hingga ratusan kali dalam satu hari.

Scalper membutuhkan ketepatan serta tingkat konsetrasi tinggi agar bisa mendapatkan keuntungan dalam pasar Forex yang pergerakan sangat cepat. Sehingga strategi scalping tak dapat dilakukan pada saat jam kantor ataupun dilakukan dalam kondisi yang tidak fokus.

Apakah Teknik Scalping Cocok Bagi Anda?

 

Mungkin banyak yang bertanya, apakah teknik scalping Forex terbaik ini cocok atau tidak bagi anda? Untuk bisa memutuskan hal ini, akan sangat bergantung dari berapa banyak waktu yang anda miliki dalam melakukan trading. Seperti yang anda ketahui sebelumnya, teknik scalping ini membutuhkan waktu yang singkat dengan fokus yang cukup tinggi. sehingga tidak bisa dikrejakan dalam paruh waktu saja. Selain itu hanya beberapa jam sehari saja yang bisa digunakan untuk mengatur pasangan mata uang.

Tak hanya melihat ketersediaan waktu saja, namun hal penting lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah kemampuan berpikir cepat. Agar bisa berhasil, maka trader harus bisa cepat memprediksi arah pergerakan pasar dan membuka-tutup posisi hanya dalam hitungan detik saja. Mempekerjakan leverage bisa memperburuk kerugian yang ada. Namun di sisi lain juga dapat menghasilkan keuntungan yang cukup signifikan tergantung leverage yang tersedia. Jika anda masih pemula dalam melakukan startegi scalping, cobalah saja membuka akun demo. Dengan menggunakan akun demo, anda bisa menguji strategi ini dalam pasar namun bebas resiko karena menggunakan mata uang virtual. Nantinya jika anda sudah mahir dalam menerapkannya, barulah anda bisa membukan akun trading real.

Kelebihan Dan Kekurangan Teknik Scalping

Sama seperti strategi  Forex lainnya, teknik scalping juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan. Strategi scalping hanya memiliki waktu panjang bagi trader untuk risau. Karena setiap posisi akan langsung ditutup hanya dalam waktu singkat saja. Selain itu mengejar keuntungan dalam skala kecil akan relative mudah dibandingkan dengan mencapai target dalam jumlah besar. Dan inilah yang menjadi kelebihan dari teknik scalping.

Namun sayangnya ada beberapa kekurangan yang dimiliki teknik scalping yang membuatnya kurang disukai trader professional, antara lain adalah:

  • Strategi scalping dapat menjadi cukup menegangkan dan memiliki resiko tinggi. terutama bagi yang masih pemula dan belum banyak memahami tentang Forex. Tentunya akan kesulitan saat mengaplikasikan teknik ini. ditambah lagi jika jumlah lot-nya cukup besar
  • Mendapatkan keuntungan dalam skala kecil memang sepintas terlihat mudah. Namun untuk mendapatkannya secara konsisten tidak mudah.
  • Biaya trading sangat tinggi serta trader harus selalu waspada mengenai pelebaran spread. Perlu diketahui jika spread pada pasangan nilai mata uang tetrentu dapat mencapai 5-10 pips hingga lebih. Sehingga penggunaan teknik tersebut bukannya memberikan keuntungan malah kerugian. Karena itulah trader harus selalu waspada saat spread mendadak lebar ketika kondisi pasar cenderung volatile. Jangan lupa menerapkan tatanan manajemen keuangan yang baik

Belajar Teknik Scalping

Teknik scalping dapat dikatakan merupakan teknik yang cukup sederhana dan dilakukan dengan cara yang juga sederhana. Dengan semakin sering trader berlatih, maka dipastikan trader bisa melakukannya dengan cara-cara yang lebih simple lagi. Belajar mengenai teknik scalping, ada beberapa hal yang patut anda pertimbangkan antara lain:

Memahami Teknik Martingale Dengan Benar

 

Pertama-tama dalam eblajar teknik scalping, maka trader harus memahami dengan baik teknik martingale. Teknik ini adalah basic dari strategi scalping. Cara mudahnya adalah menggandakan jumlah lot setiap anda mendapatkan kerugian. Langkah selanjutnya setiap kali mengalami floating loss, maka harus membuka posisi sama dengan jumlah lot 2 kali dari pertama kali. Dengan begitu diharapkan ketika harga bergerak kea rah posisi yang diharapkan, tetap terjadi BEP di tempat pertama open posisi. Cara ini memang cukup efektif namun tetap beresiko.

Membaca Grafik Dengan Baik

Untuk strategi ini memang butuh teknik membaca grafik yang cepat, baik itu saat membaca trend maupun menentukan support resistance. Saat harga sudah pada posisi melebihi support, maka trader harus melakukan cut loss. Ini untuk menghindari trader melakukan martingale serta terjebak di dalam floating loss yang besar.

Butuh Modal Besar

Ini juga akan membantu memudahkan gerakan anda, namun berhati hati karena modal besar juga meningkatkan resiko. Karena trader selalu merasa memiliki cadangan lot yang besar dalam melakukan martiangle. Dan inilah yang akan merugikan anda nantinya. Mulai dengan lot kecil agar bisa mendapatkan hasil yang sempurna.

Selalu Gunakan Minimal 2 Time Frame Chart Yang Berbeda

Ini akan sangat berguna untuk perhitungan grafik. Mengapa? karena salah satu berada di time frame besar dan lainnya di time frame kecil dan melakukan eksekusi. Gunkana M30 dalam menentukan support resistance serta gunakan M5 dalam melakukan eksekusi. Juga tambahkan M1 dalam memantabkan posisi anda.

Nah itu tadi penjelasan mengenai teknik scalping yang dapat digunakan dalam Forex. Penting bagi trader untuk mempelajari terlebih dahulu sebelum menjalankan teknik scalping. Apalagi kini ada banyak buku teknik scalping Forex pdf yang bisa didapatkan di internet. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Share this post